Oct 13, 2011

Semua balita dan anak-anak senang bermain dengan air, bahkan untuk sekedar memegang air. Berenang bisa dilakukan di rumah (bak mandi/bathtub) ataupun juga di kolam renang umum. Bermain-main air bersama antara orang tua dan anak dapat membangun hubungan emosional yang erat antara orang tua dan anak.
Tenggelam dalam air merupakan salah satu penyebab tersering kematian bayi di bawah usia 5 tahun yang tidak disengaja. Kekurangtahuan orang tua tentang keselamatan di dalam air yang dapat menyebabkan kematian pada bayi akibat tenggelam. Bayi bahkan dapat tenggelam di dalam bak yang hanya berisi air setinggi 2,5 cm apabila wajahnya tertelungkup ke dalam air tersebut dan menyebabkan bayi tidak bisa bernapas.
Tips bila anak mandi atau bermain air di dalam bathtub:
- Jangan pernah meninggalkan bayi atau anak sendirian di dalam bathtub bahkan untuk sebentar saja. Jika anda memang harus meninggalkan ruang tersebut, bungkus anak anda dengan handuk dan bawalah ia ikut dengan anda.
- Sebelum bayi anda masuk ke dalam bathtub, cobalah anda cek suhu airnya lagi. Jangan terlalu panas.
- Isilah bathtub dengan air yang tidak terlalu banyak. Sebaiknya bayi anda terendam dengan air hanya sampai pinggannya pada saat ia duduk di dalam bathtub.
- Jangan biarkan kepala anak anda masuk ke dalam air yang dapat membuatnya tersedak atau bahkan kesulitan bernapas.
Tips bila anak berenang di kolam umum:
- Jangan pernah meninggalkan bayi atau anak anda sendirian di kolam renang. Juga jangan pernah melepaskan pandangan anda darinya. Sebaiknya anda selalu dekat dengannya.
- Anak-anak baru bisa diajari untuk berenang pada saat berusia sekitar 4-5 tahun.
- Bila anda tidak bisa berenang, ada baiknya anda latihan atau les renang.
- Jangan biarkan anak anda yang tidak bisa berenang menggunakan balon pelampung atau alat pelampung yang melewati batas pinggangnya.
- Bila anak anda tenggelam, segera angkat dia atau minta bantuan orang lain/pengawas kolam untuk bantu mengangkatnya. Selimuti anak anda dan segera bawa ke dokter.